"Bertambah satu usiamu kawan, Jadilah Dewasa. Tiup lilin membuat kita ingat yang terang kelak akan pudar, Renungkanlah". Mari berpesta ketika semua masalah dan kepenatan terlupakan sejenak akan hangatnya keluarga dan indahnya hari dimana usia lo bertambah 1 tahun.

Mungkin, 18 tahun itu ibarat kata majalah dewasa, dimana selalu bertuliskan 18++, berisi foto foto wanita dengan pakaian setengah jadi dan yang pasti majalah itu bukan untuk dibaca anak anak kecil hehe. Gue bukan mau ngomongin isi dari majalah dewasa itu, tapi gue mau story story bahwa gue atau mereka yang berusia sama dengan gue telah memasuki tahap baru dalam hidupnya. Dimana lo sudah bertambah tua dan mungkin akan menghadapi sesuatu yang berbeda dalam hidup lo. Lo bukan bocah lagi sepertinya. Ya, yang pasti sih, lupakan masa masa labil lo dan yang namanya hobi tuh jangan "GALAU" yee hehe. Orang kok hobi galau, kalau galau mulu bawaannya sakit hati sob eeeeaaaa.

Yah, berharap di tahun yang baru dan umur yang baru juga, kita bisa berubah menjadi baru. Walaupun sebetulnya kita diperbaharui setiap hari oleh Pencipta kita, gue cuma mau berpesan layaknya bonyok gue sebelum gue berangkat pergi "Hati hati de di jalan, jaga tas kamu, jangan langsung diterima pemberian dari orang asing, jaga motornya". Mungkin pesan itu kalau gue mau berangkat pergi hehe tapi, kalau beranjak dewasa pesannya menjadi "Hati hati ya, kita tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi. Jaga diri lo, sangatlah berharga sob. Jangan terlalu sering menerima perkataan orang lain, mungkin kalau terlalu sering mendengar perkataan orang kata hati lo menjadi tertutup buat diri lo sendiri, dan apa yang lo punya haruslah dijaga dan dirawat, belajarlah mandiri" hehe.

"wish you all the best, and all the best for you, me and all"
Thanks God :)


i never felt like this before, between us there is something more. You Gave love that's true, i know now my heart beats for you. I feel you in the wind, the rain and the sun and all my burdens gone, i won't let you go, never let you go. Fallin, fallin for you.

#Brb ambil tisu nangis didepan pager rumah...

Berhubung playlist Ipod minggu ini tuh galau galau gimana gitu, rasanya seru banget angkat topik yang galau galau. Apalagi seperti gue ini yee, jomblo, yang pending jangan jadi jomblo abadi deh hahai. Kapan terakhir kali lo pacaran? Siapa sih mantan terindah? Kenapa sih lo putus? wuusssaaah! Sepertinya itu tidak penting kala lo sebagai jomblo punya orang yang menyayangi lo (Sepertinya kalimat ini sedikit munafik, hehe).

Jujur sosok yang sesuatuh #Syahrini'sStyle itu sebetulnya dibutuhkan saat waktu berjalan bagaikan angin, ingin rasanya detik tak bergerak kala butuh waktu untuk menghela nafas dan butuh waktu untuk sejenak mencoba berpikir bahwa inilah jalan yang terbaik. Tapi sepertinya di zaman yang menuntut seseorang untuk serba cepat ini, waktu untuk tertatih atau untuk meratapi hidup itu harus dihilangkan dari schedule sob. Memang kesannya sedikit munafik, karena mengeluh itu terkadang mengisi waktu yang penuh akan aktivitas ini dan sulit untuk dihindarkan karena keberadaan si keluh dan kesah itu datang saat diri ini terkapar di tempat yang terisi oleh diri lo dan pilihan yang akan lo ambil nanti. Lupakanlah. Kemana Kemana Kemana dan Dimana Dimana Dimana #TingTing. Kemana gue harus pergi kala galau datang? Diamana diri ini bisa melupakan segala kepenatan yang menghampiri?. Memang sosok yang hangat dan dapat merubah suasana itu dibutuhkan disini. Lupakanlah.

Tapi yang pasti, Habis Galau Terbitlah Kemilau kok. Layaknya fajar yang selalu hadir membangunkan diri untuk menghadapi hari. Berdoa dan berharap hari esok bisa kita jelang, hingga kaki ini berhenti melangkah dan mata ini berhenti melihat hingga hembusan nafas hidup berakhir, marilah kita coba untuk menemukan arti hidup ini dan marilah kita bergegas merubah segala untuk mimpi yang sempurna.
The world says "Give Up", but hope whispers "Try it one more Time".

God Bless
Nb. Maaf jika cerita ini gak gak gak konsisten, dari awal cerita hingga akhir cerita bagaikan kata kata yang terangkai karena terlintas di pikiran saja. Hehe


Apa sih pengertian dari menikah?
Kapan lo menikah?
Apa yang dilakukan setelah menikah?
Sama siapa lo menikah?
Kenapa lo menikah sama dia?
..................................................................... "Puluhan hingga ratusan Pertanyaan tidak bisa menggambarkan Pentingnya arti dari sebuah Pernikahan.

Kesannya gue mau nikah yee, hehe. Padahal abang gue yang baru nikah yaa hehe. Tapi gue mau angkat topik mengenai indahnya dunia kala mereka dipersatukan untuk terus bersatu selamanya hingga kematian memisahkan mereka. Menurut lo, kapan lo mau nikah? Asik yee berpikir tentang menikah, apalagi membayangkan pacar lo saat ini adalah pendamping hidup lo selamanya. Sayangnya ya, gue gak gak gak punya pacar, apa yang mau gue bayangin? hehehe. STOP! hmmm, menikah, berarti lo dan pasangan lo sudah paham satu sama lain, sudah saling percaya, dan yakin bahwa lo adalah selamanya untuk gue, dan gue selamanya untuk lo. Yap, pernikahan itu sakral, lo menikah bukan main main, tapi itu semua menyangkut hari hari kedepan lo, lo akan bersama dia, karena dia adalah pilihan lo. Gue sebagai laki laki, sangatlah mengidolakan yang namanya wanita, dan nyokap gue pun angkat bicara "Kalau ade (gue) nyakitin perempuan, berarti ade (gue) nyakitin mama juga loh", tersentak sejenak kala pemikiran mengenai rumus karma menyeruak menuju ubun ubun kepala hehe. Gue sebagai laki laki yang mengidolakan serta mencintai wanita yang belum gue temukan siapakah dia itu mengakui gue butuh wanita. Nyokap, pacar atau sahabat wanita memberikan kehangatan dan ketenangan (kalau kondisi moodnya bagus hehe), bahkan rasanya kalau curhat sama wanita tuh, ceritanya sengaja dilebay-lebayin biar diperhatiin. hahahaha. Eeeeaaa, hai wanita yang disana, kau membuat diriku tergila gila! STOP!



Yang pasti kalau mulus terus bukan hidup namanya, tapi ketika lo bisa mengalahkan ego dan mengalahkan yang namanya masalah, mungkin bisa saja yang namanya mulus terus itu bisa terjadi. Kelak kita yang labil dan ABG ini juga akan merasakannya kok, yang namanya dipersatukan lebih dari cinta, melainkan dipersatukan karena kepercayaan dan tanggungjawab. Layaknya sebuah pekerjaan, disini lo harus bisa melakukan sebaik mungkin, lo lebih dari dituntut, tapi disini lo mencoba berekspresi mengenai cinta, lo tidak sendiri, lo bersama dia yaitu pasangan lo, lo berdua melakukan hal layaknya membangun sebuah rumah yang kelak fondasinya adalah keluarga yang akan hahir dan ladir, ketika rumah itu retak, buat lapisan baru dengan cinta, ketika gedung itu miring pecayalah, rumah itu tidak akan rubuh karena kita semua kuat dan ketika rumah itu terus utuh tak termakan umur, percayalah cinta dan kerja keras lo tak sia sia. Senyum, tawa, canda biarkan semua itu mewarnai hari hari, lupakan segala emosi, tangis dan kecewa karena lo bisa mengalahkan itu semua. #Percayalah


#L.O.V.E


Biarlah, lepaskan dan lupakan. Mungkin ini adalah teori yang harus gue tekankan untuk diri gue yang sangat pemikir hingga hal kecil pun bisa menjadi masalah yang besar dalam pikiran tapi dalam kenyataannya harus dihadapi juga. Gue pernah baca dari sebuah artikel, ketika lo memakai cream muka sebelum tidur, maka itu akan membantu lo dalam menghilangkan setres lo. Nyatanya? Gue bingung menjelaskan, tapi sepertinya lebih ampuh ketika gue berdoa atau mungkin menangis. Karena, kemarin saat gue ke Perpus dan membaca sebuah buku pengetahuan, disitu mengatakan bahwa ketika kita selesai menangis, perasaan itu menjadi lebih lepas atau lega, dan bahkan gue baru sadar, ternyata air mata kita mengandung soda kue (Sodium) hehe, Ada Ada saja memanglah. Kalau religiusnya sih, di cover foto keluarga gue pas gue belum lahir, disitu dituliskan "Biarlah masalah bagi orang yang percaya", hmmm, gue berpikir sejenak, ketika gue berani maka gue percaya, maka saat gue takut berarti gue tidak percaya.

Tapi, ya gimana ya, saat gue menjalani berat sekali rasanya, rasanya tuh lebih daripada yang ada di iklan, yang katanya ditinju sama Om Mike Tyson, ini itu rasanya seperti diterbangkan tinggi ke langit habis itu dilepas, beuh. Jatuh merana kesakitan. Mungkin inilah perasaan gue saat ini. Kalau ambil sisi religiusnya sih God tak pernah memberikan beban yang melebihi kapasitas dari diri kita sendiri, sekali lagi gue berpikir, apakah gue pribadi yang kuat atau lemah?? Mengeluh dan Melamun, mungkin itulah hobi baru gue saat ini saat gue menghadapi relaita dilema dan problematika yang terkadang datang tiba tiba, dan gue ingin rasanya mengakhiri semua ini, ingin rasanya hidup bebas lepas, terbang bebas tanpa ada sesuatu yang menghambat, tapi apa daya mungkin gue lemah, karena gue jatuh. Mungkin gue kuat, karena gue bisa melawan rasa takut gue. Tapi mungkin saja itu semua kebetulan. Yang gue yakinin sih, memang God itu baik, sangat baik malah. Saat gue sedih, ada saja yang dapat menjadi bahan senyuman, saat gue senang ada yang mengingatkan gue untuk berjaga-jaga bahwa tak ada yang mengetahui akan hari esok. Jadi, hidup yang seimbang itu memang top lah. Gue bersyukur, saat gue mengeluh Dia tak pernah marah, tapi gue sadar, terkadang gue membuat Dia kecewa.

Sekali lagi "Let it be", Biarlah, Lepaskan, Lupakan. Berharap waktu dapat berjalan dengan cepat, dan semua yang hanya membuat sedih ini berakhir, dan gue sampai disana, dimana gue bisa membuat mereka tersenyum dan gue bisa menjadi pribadi yang baik setelah proses hidup yang panjang ini walaupun gue masih bingung apa cita cita gue. Jadi orang kaya yang mau berbagi? Jadi orang sukses yang tidak lupa akan masa lalunya? Jadi bos yang ingat kepada karyawannya? Jadi Presiden yang tidak lupa sama rakyatnya? Mari kita bersatu dalam doa...... Amen :)
BISA!!!
Indah itu adalah saat gue bisa membuat mereka tersenyum.
Bahagia itu adalah saat gue bisa merasakan nikmatnya hidup ini.
Cinta itu adalah saat gue punya dan gue mau berbagi, dan
Damai itu adalah saat gue bisa merasakan indah, bahagia dalam cinta di kehidupan gue.

Thx God!



Hey hey hey, di bulan dimana kita harus menunaikan yang namanya Ujian Ttengah Semester ini, marilah kita menjaga kesehatan kita dengan makan makanan yang sehat dan bergizi ya. Kan parah kalau sakit pas ujian, nanti kalau nyusul capek dan pasti soalnya lebih susah hehe.

Pada intinya sih gue bukan mau curhat soal UTS gue yang Fisikanya Kelabu, tapi gue mau membahas satu jenis ikan, walaupun kecil, tapi dahsyat rasanya kalau dimix sama sambel dan efeknya yang mungkin orang lain tak duga duga, sesuatuh deh pokoknya. hehe.

Hmmm, pernah dengar "Teri", Bukan John Terry bukan juga Terry Puteri, tapi dia adalah ikan Teri. Si kecil, mungil, imut, cute dan ting ting itu adalah makanan favorit gue sob. Apalagi ya, kalau makannya featuring sama sayur daun singkong, Beuh Beuh Beuh, nambah terus gue jabanin sob. Asli, gue yang buat entri saja sampai ngiler, parah hehe. Pokoknya, kemanapun gue pergi, mau alamat palsu kek, mau nyasar kek, asal ada teri, berangkat gan! (Lebay) hehe.

Gue dulu sempat berpikir, apakah kalau gue misalnya jadi orang sukses, terus mondar mandir ke luar negeri sana, apakah harus selalu gue bawa yang namanya ikan teri, atau gue buka restoran khusus ikan teri disana?? hmmm, mimpi mimpi, kenapa kau begitu indah dan sesuatuh ya. Lupakan, ini nih, gue mau bagi bagi ilmu yang mungkin dibilang penting juga tidak tapi seru juga tidak. Gue mau share share biodata si ikan teri itu, mari dibaca :)

( Ikan Teri )
Ikan teri mudah didapat hampir di seluruh perairan Indonesia. Oleh karena itu, ikan teri menjadi salah satu ikan yang cukup banyak dikonsumsi sebagai lauk pauk.Ikan teri banyak jenisnya, namun yang cukup populer di kalangan ibu-ibu adalah ikan teri nasi atau teri medan dan ikan teri jengki. Sejauh ini, minat terhadap ikan teri jengki ini lebih dikarenakan bentuknya yang kecil dan praktis untuk dimasak, harganya yang relatif murah, dan ketersediaannya yang sangat banyak. Tapi belum banyak yang tahu bahwa dibalik tubuhnya yang mungil, teri jengki (Stolephorus insularis) menyimpan banyak manfaat yang baik bagi tubuh.

ikan teri jengki mengandung kalsium dan fluor dalam bentuk senyawa CaF2 dalam konsentrasi yang cukup besar. Karena ikan ini mudah rusak, perlu dilakukan suatu cara untuk mengawetkannya. Cara yang lazim dipakai adalah pengasinan. Ternyata, proses pengawetan maupun pemasakan ikan teri jengki ini tidak mempengaruhi CaF2 yang dikandungnya. Kandungan kalsiumnya yang tinggi membuat ikan teri jengki ini sangat baik untuk mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis. Ikan teri merupakan sumber kalsium yang tahan dan tidak mudah larut dalam air. Selain itu, fluor yang dikandungnya juga sangat bermanfaat bagi kesehatan gigi. Fluor adalah elemen penting dalam mencegah karies atau lubang gigi. Fluor akan bereaksi dengan hidroksi apatit yang terdapat pada email gigi menjadi senyawa fluor apatit yang lebih tahan terhadap asam. Dengan demikian mineral gigi menjadi tidak mudah larut dan karies lebih sulit terjadi.

Dalam bidang kedokteran gigi, fluorida sudah lama meraih popularitas sebagai agen anti karies. Produk yang mengandung fluor ini dipasarkan dalam berbagai bentuk, seperti obat kumur, suplemen, dan aplikasi fluor topikal dan pasta gigi. Selain itu, fluor banyak terkandung dalam makanan laut dan teh. Pada ikan laut, ion fluor ini banyak terdapat dalam kulit dan tulangnya. Saat kita mengkonsumsi ikan teri, hampir seluruh bagian tubuh ikan ini turut dikonsumsi, termasuk tulangnya. Maka dari itulah, ikan teri jengki menjadi sumber fluor yang relatif lebih mudah didapat dan murah harganya.

Komposisi 100 gr / 1 ons ikan teri :

* Protein 33,40%
* Lemak 3,00%
* Fosfor 1,50%
* Besi 0,0036%
* Vitamin B1 0,15 mg %
* Energi 77 kkal
* Kalsium 500 mg – 1200 mg
* Vit A RE 47

Menurut sumber yang lainnya kandungan nutrisi dalam 85 gram teri segar :

* Calories: 111.35
* Total Fat: 4.114 g
* Saturated Fat: 1.09 g
* Monounsaturated Fat: 1.005 g
* Polyunsaturated Fat: 1.391 g
* Cholesterol: 51 mg
* Sodium: 88.4 mg
* Total Carbohydrate: 0 g
* Dietary Fiber: 0 g
* Sugars: 0 g
* Protein: 17.298 g
* Vitamin A: 42.5 IU
* Vitamin C: 0 mg
* Calcium: 124.95 mg
* Iron: 2.763 mg

Makan ikan teri 50 gr bisa menjadi kesehatan bagi tulang dan gigi kita (Jika Rutin). Tapi ya, 1kg ikan teri itu bisa lebih dari 60rb loh. Gokil!

Mungkin kelak gue bisa nih bikin tambang ikan teri, yo ayo, sekalian gitu kan gue cari calon isteri yang bisa masak ikan teri sambel sama sayur daun singkong. hehehehe #Ngarep

Selamat Makan :)


Kalau berbicara tentang masalah ini, ibarat kata lo naik kereta atau kendaraan umum lainnya tanpa tujuan. Karena bingung, ingin naik dimana dan turun dimana.

Lo ngomongin masalah cinta, itu sangatlah universal. Bukannya sok tua ya nih, secara gue masih berondong gimana gitu kan (hahai). Coba lo bayangin saja, anak TK di zaman berry hitam ini sudah mengenal yang namanya pacaran. Dalam penelitian yang telah gue lakukan selama gue menjalani hari demi hari di hidup gue, cinta paling rendah levelnya itu adalah cinta monyet, biasanya terjadi tuh pas SMP dan sederajat, akreditasi disamakan (hehe). Tapi kalau anak TK saja sudah mengenal cinta, ya sesuatu deh ya. Dibilang iri iya, dibilang malu juga iya, secara hari demi hari tlah dilewati, sendiri tanpa belaian dari si sesuatuh. Berapa lama tak merasakan lembutnya tangan wanita dan yang sesuatuh deh, pokoknya yang halal dan lazim dilakukan oleh orang pacaran gitu deh, ih sebel sebel sebel deh (eeeaaaaa) #Syahrini'sAttack hehe. (Ungkapan ini terjadi karena memang sudah kehabisan stok ekspresi, mohon dimaklumi)

Hening... Suasanan menjadi serius (gue serius nih)

Tetapi sesungguhnya gue mau menekankan cinta dalam sosial. Hmmm, cinta, cinta itu buta (Kata orang). Disini gue mendeskripsikan lewat kata "BUTA" dalam konteks "sosial", kalau lo meyakini bahwa cinta itu buta, lo seharusnya tidak memandang siapa dia, apa yang dia punya hingga apa yang bisa lo dapat ketika lo menjalin sosialisasi dengan dia. Maaf, saya bukan manusia yang baik dan sempurna tapi gue menyukai konsep " Semua ingin terlahir dan hidup dengan senyum, bukan tangis. Semua punya cinta, dan cinta itu mempunyai rasa, dan rasa itu yang kan membuat lo belajar arti cinta sesungguhnya". Gue mau membahas tentang sosial nih. Coba lo bayangkan, ibu yang mengandung atau orang tua yang merawat kita berdoa setiap saat agar anaknya terlahir baik, dan menjadi lebih baik dari orang tuanya kelak. Tapi dia malah dihina, betapa kejamnya ketika kita menjadi si penghina. Lo juga tidak sempurna sob, bahkan ketika lo menghina seseorang, lo akan menjadi lebih buruk dari dia. Katanya lo punya perasaan, dimana perasaan lo ketika melihat mereka yang yang menangis, tapi lo tak ada gerakan dari hati. Gue pernah ada di posisi yang terhina, dan ada di posisi yang menghina, dan gue belajar bahwa gue bukanlah manusia sempurna. Cobalah saling menghargai, karena kata guru dan buku yang gue baca, kita itu mahkluk sosial kok, dario zaman Meganthropus Paleojavanicus juga seperti itu. hehe

Kalau tadi gue bercerita mengapa lo harus punya cinta, karena cinta itu berarti kita menganggap dan menghargai siapapun mereka. Sekarang gue mau curhat soal motivasi cinta. Banyak orang berkata "Jelek lo", atau kata kata lain yang berkaitan dengan itu, kata kata yang meyakinkan dia adalah yang teristimewa sehingga dia bisa berkata itu kepada orang lain. Jujur, gue dipanggil sama abang gue saja jelek, "Apa Kata Dunia?" hehe, tapi gue pribadi sih meresponnya dengan baik, ketika orang lain mengatakan gue jelek, seharusnya gue termotivasi untuk membenahi diri agar kelak orang yang memberikan motivasi dengan cara yang tidak baik itu melihat gue setidaknya lebih baik dari jelek. Begitu juga dengan hidup sob, ketika orang berkata apa, alangkah baiknya kita meresponnya dengan baik baik dan pelan pelan saja. Hidup ini berputar kok, mereka akan merasakan apa yang lo rasakan. Selow bin Woles, hidup ini penuh cinta dan kalau kata om Mario Teguh, Luar Biasa! Kita Bisa! hehe. Gue sadar, gue bukan manusia sempurna, jadi gue berusaha untuk tidak mengomentari orang (tapi ya pasti pernah sih), tapi gue berusaha menahan diri untuk keluar dari komunitas mereka yang hanya bisa berbicara tanpa bisa bertindak, dan betindak untuk mendapat pujian.

Gue membuat entri ini bukan merasa gue sempurna, tapi gue mencoba tuk beropini dan gue merasa ada di pihak minor. Bukan menjadi pribadi yang hanya bicara tanpa bertindak, atau menjadi pihak yang bertindak tapi ingin menjadi buah bibir menghasilkan pujian dari oleh orang lain. Gue merasa rasa cinta kita mulai lenyap, ketika lo punya cinta, mari bagikan cinta itu ke lingkungan sekitar lo, tunjukin bahwa lo itu punya cinta, cinta yang universal. Lewat cinta yang universal, lo akan belajar menghargai, menghormati dan mengagumi dunia ini. Bahkan lo akan lebih mencintai apa yang lo punya saat ini seperti keluarga hingga pacar lo sob. Mari Berbagi :)

Maaf saya bukan manusia sempurna, maaf kalau ada salah salah kata, maaf dan terimakasih

Senyum :)


Ya, Lagi dan Lagi loh!!! Status Facebook gue bagai kata kata yang mungkin bisa menginspirasi orang banyak dengan terbukti, dalam kurun waktu kurang dari 30 menit sudah ada 8 like, yeah!!! Suatu prestasi yang mebanggakan (bagi gue) hehe.

Dalam status jejaring sosial itu gue berkata "Mereka sebut timur, kala matahari bangun dari tidurnya, dan kala seorang pecundang bangkit dari kegagalannya menjadi seorang pemenang" dan sebetulnya itu terinspirasi dari cerita blog gue yang terdahulu (kalau ada yang baca, hehe) dan juga terinspirasi dari sebuah lagu yang memang berjudul "Mereka Sebut Timur", tapi lagu itu bertemakan cinta dan status gue bertemakan "motivasi untuk bangkit", karena sebelumnya gue mendapatkan pengalaman yang indah sepulang beribadah hari minggu kemarin. Pengalaman yang mungkin memperkuat mental gue agar tidak mental (hehe, pelajaran Bahasa yaitu Homograf) hehe.

Hmmm, Pecundang pun bisa kok jadi pemenang, cuma hanya dia atau mereka terlalu cepat NevThink kalau kata anak gaul sekarang a.k.a Negative Thinking hehe. Mereka atau dia langsung berpendapat "wah, kondisi gue yang sekarang tidak memungkinkan untuk bisa", hmmm. Mungkin gue juga pernah merasakannya dalam hidup gue, tapi bukannya sok religius nih, dan gue yakin di buku atau kitab rohani agama apapun pasti ada yang kalimat yang bertemakan seperti Amsal 16 : 7 yang mengatakan bahwa "Jika Tuhan berkenan pada jalan seseorang, maka musuh orang itupun didamaikan-Nya dengan dia", dan ayat itu salah satu motivasi hidup buat gue.

Perjalanan hidup gue juga pernah kok merasakan yang namanya kekurangan ekonomi atau kesedihan ditinggal oleh bagian dari keluarga yang membuat hidup itu berubah, dan itu pas lagi yang namanya duit itu sangat sangat dibutuhkan. Saat dimana gue harus berpikir 2 kali untuk sekolah, gue harus berpikir 2 kali untuk menghibur diri, dan gue harus berpikir berulang kali untuk mengeluarkan uang untuk apapun itu. Penuh dengan Realita Dilema dan Problematika itulah yang gue lewati. Tapi, gue sadar, "ini itu jalan hidup gue" dan gue mencoba memahaminya dan terus belajar dalam hidup, untuk dapat mengerti "kenapa sih gue seperti ini?" Dan seiring waktu berjalan, semuanya mulai terungkap kok, "memang, ini jalan yang terbaik". Percaya? Gue berkembang menjadi pribadi yang tegar (Ternyata), gue berkembang menjadi pribadi yang mungkin mempunyai motivasi memberikan yang terbaik (dan gue yakin lo semua juga pasti punya) dan gue berkembang dalam jalan yang gue tempuh yang menjadikan gue pribadi yang "sesuatu" gitu kalau kata mbak Syahrini hehe. Dalam keadaan seperti itu, yang namanya God, Keluarga, dan teman hingga orang yang baru gue kenal memberikan saran dan motivasi yang gue sebut itu adalah bagian dari anugerah dan berkat yang gue terima. Mereka "care" sama gue, mereka "sayang" sama gue, dan mereka "tulus" membantu gue, karena pada saat itu kehidupan gue bukan kehidupan yang bergelimangan dengan harta dan gue hanya bisa membalas lewat apa yang bisa gue lakukan, bukan apa yang bisa gue berikan layaknya kado atau uang.

Prestasi?? Ya, gue mencapainya (Tapi gue akan berusaha menjadi lebih dan sesuatu deh, hehe). Dalam pendidikan gue dan dalam hobi serta kegiatan yang gue tekuni. itu semua berkat dari YME dan berkat dukungan dari semua orang kok, hehe. Bukannya mau sombong, gue yang seperti ini saja bisa bertahan walaupun sulit dalam keadaan seperti itu, kenapa lo tidak? Gue bukanlah manusia yang baik, tapi gue manusia yang berusaha memberikan yang terbaik walaupun sampai sekarang gue masih merasa belum bisa memberikan yang terbaik tapi gue akan tetap berusaha. Hidup itu berkembang kok, dan gue juga merasakannya :)

Gue berdoa, buat kita semua, semoga yang baik terwujud yang buruk terlupakan, semoga hari esok menjadi lebih baik, dan gue berharap kita bertemu di sebuah lokasi yang bertuliskan "Disini Tempat Orang Sukses" Amen. Gue berharap kita bertemu disana.

Selow and Calm, God Bless :)