Ya, Lagi dan Lagi loh!!! Status Facebook gue bagai kata kata yang mungkin bisa menginspirasi orang banyak dengan terbukti, dalam kurun waktu kurang dari 30 menit sudah ada 8 like, yeah!!! Suatu prestasi yang mebanggakan (bagi gue) hehe.

Dalam status jejaring sosial itu gue berkata "Mereka sebut timur, kala matahari bangun dari tidurnya, dan kala seorang pecundang bangkit dari kegagalannya menjadi seorang pemenang" dan sebetulnya itu terinspirasi dari cerita blog gue yang terdahulu (kalau ada yang baca, hehe) dan juga terinspirasi dari sebuah lagu yang memang berjudul "Mereka Sebut Timur", tapi lagu itu bertemakan cinta dan status gue bertemakan "motivasi untuk bangkit", karena sebelumnya gue mendapatkan pengalaman yang indah sepulang beribadah hari minggu kemarin. Pengalaman yang mungkin memperkuat mental gue agar tidak mental (hehe, pelajaran Bahasa yaitu Homograf) hehe.

Hmmm, Pecundang pun bisa kok jadi pemenang, cuma hanya dia atau mereka terlalu cepat NevThink kalau kata anak gaul sekarang a.k.a Negative Thinking hehe. Mereka atau dia langsung berpendapat "wah, kondisi gue yang sekarang tidak memungkinkan untuk bisa", hmmm. Mungkin gue juga pernah merasakannya dalam hidup gue, tapi bukannya sok religius nih, dan gue yakin di buku atau kitab rohani agama apapun pasti ada yang kalimat yang bertemakan seperti Amsal 16 : 7 yang mengatakan bahwa "Jika Tuhan berkenan pada jalan seseorang, maka musuh orang itupun didamaikan-Nya dengan dia", dan ayat itu salah satu motivasi hidup buat gue.

Perjalanan hidup gue juga pernah kok merasakan yang namanya kekurangan ekonomi atau kesedihan ditinggal oleh bagian dari keluarga yang membuat hidup itu berubah, dan itu pas lagi yang namanya duit itu sangat sangat dibutuhkan. Saat dimana gue harus berpikir 2 kali untuk sekolah, gue harus berpikir 2 kali untuk menghibur diri, dan gue harus berpikir berulang kali untuk mengeluarkan uang untuk apapun itu. Penuh dengan Realita Dilema dan Problematika itulah yang gue lewati. Tapi, gue sadar, "ini itu jalan hidup gue" dan gue mencoba memahaminya dan terus belajar dalam hidup, untuk dapat mengerti "kenapa sih gue seperti ini?" Dan seiring waktu berjalan, semuanya mulai terungkap kok, "memang, ini jalan yang terbaik". Percaya? Gue berkembang menjadi pribadi yang tegar (Ternyata), gue berkembang menjadi pribadi yang mungkin mempunyai motivasi memberikan yang terbaik (dan gue yakin lo semua juga pasti punya) dan gue berkembang dalam jalan yang gue tempuh yang menjadikan gue pribadi yang "sesuatu" gitu kalau kata mbak Syahrini hehe. Dalam keadaan seperti itu, yang namanya God, Keluarga, dan teman hingga orang yang baru gue kenal memberikan saran dan motivasi yang gue sebut itu adalah bagian dari anugerah dan berkat yang gue terima. Mereka "care" sama gue, mereka "sayang" sama gue, dan mereka "tulus" membantu gue, karena pada saat itu kehidupan gue bukan kehidupan yang bergelimangan dengan harta dan gue hanya bisa membalas lewat apa yang bisa gue lakukan, bukan apa yang bisa gue berikan layaknya kado atau uang.

Prestasi?? Ya, gue mencapainya (Tapi gue akan berusaha menjadi lebih dan sesuatu deh, hehe). Dalam pendidikan gue dan dalam hobi serta kegiatan yang gue tekuni. itu semua berkat dari YME dan berkat dukungan dari semua orang kok, hehe. Bukannya mau sombong, gue yang seperti ini saja bisa bertahan walaupun sulit dalam keadaan seperti itu, kenapa lo tidak? Gue bukanlah manusia yang baik, tapi gue manusia yang berusaha memberikan yang terbaik walaupun sampai sekarang gue masih merasa belum bisa memberikan yang terbaik tapi gue akan tetap berusaha. Hidup itu berkembang kok, dan gue juga merasakannya :)

Gue berdoa, buat kita semua, semoga yang baik terwujud yang buruk terlupakan, semoga hari esok menjadi lebih baik, dan gue berharap kita bertemu di sebuah lokasi yang bertuliskan "Disini Tempat Orang Sukses" Amen. Gue berharap kita bertemu disana.

Selow and Calm, God Bless :)


hmmm, entah kenapa gue jadi pengen ngeblog karena tadi pas gue ganti status Facebook dengan sedikit kalimat bijak "Fear? Fearless! Let us Pray" dalam kurang dari 2 setengah menit sudah ada 3 yang ngelike loh, hehe betapa bangganya gue, untuk pertama kali sejak gue punya FB ini adalah durasi tercepat dalam sejarah situs dunia maya gue. (Hadeh antara sombong apa katro banget ya nih orang), hehe. Yang pasti sih yang mau gue bahas bukanlah mengenai Facebook gue, tapi makna dari "doa" itu sendiri, dan kenapa gue mengatakan "Let us Pray" status gue, mari kita kupas lebih tajam setajam Silet hehe.

Pernahkah lo berpikir kenapa orang tua kita membiasakan kita untuk berdoa sebelum makan, sesudah makan hingga sebelum tidur dan saat bangun pagi?? Hmmm, menurut gue itu karena doa memang dahsyat loh, doa bukan hanya untuk mengucap syukur, tapi doa itu mempunyai efek yang tak terduga duga. Percayakah lo kalau doa bisa mengalahkan dukun? Hehehe, bukan bermaksud menyinggung, tapi gue sudah tersugesti bahwa dengan doa gue bisa menjalani segala hal dengan optimis, tapi ingat saat kita membuat pilihan kita berdoa, dan saat menetapkan pilihan kita juga harus berdoa. Tapi, menurut gue, doa yang benar memang harus dalam posisi dan suasana yang diajarkan oleh kepercayaan kita masing masing. Tapi, bisa dong misalnya pas lo lagi di jalan mau ke sekolah, kampus atau kemana saja berdoa walaupun dalam kondisi mengendarai ataupun duduk. Atau ketika lo dalam rasa resah dan takut, dimanapun lo, tutuplah mata dan berdoalah, maka lo akan tenang dan lo akan tersugesti optimis untuk hadapi dunia hehehe.

Kalau galau curhat sama temen, dan kalau kita berdoa berarti kita langsung curhat sama Yang Memberi Kita Hidup loh, lo mau curhat apa saja pasti didengar dan direspon kok, kayak kata lagu Coldplay yang Fix You, disitu dibilang "Ketika lo mendapatkan apa yang lo mau, bukan yang lo butuhkan" dan dalam doa lo juga harus yakini bahwa perioritas itu adalah apa yang lo butuhkan dan gue yakin itu lebih penting dari apa yang lo minta dan gue juga percaya God pasti berikan yang terbaik buat kita semua. So, kalau kata iklan apapun makannya minumnya teh di botol, kalau gue bilang apapun yang lo lakukan bawalah dalam doa, lo pasti akan merasakan sensasinya kok hehe. Semangat!!!

"Lebih baik lo berdoa, karena berdoa akan membuat lo lebih baik" :)
"Jangan takut kok, ketika mereka pergi, berdoalah, dan sadarlah Dia selalu ada buat lo"
"Percayalah, ketika lo terinjak, lipatlah tangan, tutup mata dan memohonlah, maka lo akan berdiri dengan penuh percaya diri" :)


Hehehehey hey hey ho, Let's Go!

Kali ini gue mau curhat, cerita kali ini gue akan membahas tentang labilnya tempat tinggal saya ini, dan rasa simpati yang ingin gue sematkan kepada mereka yang kerjanya diomongin oleh orang lain lewat media atau acara dsikusi yang tak berujung solusi. Mr.N menjadi sorotan utama mengalahkan berita mengenai Keong Racun, Caiya Caiya atau Cenat Cenut dan Gak Gak Kuat yang begitu fenomenal. Tersadar semuanya mulai terhapus secara perlahan lahan hingga terlupakan kasus para tikus yang suka makan duit orang yang sempat sebelumnya menjadi jawara nominasi orang paling banyak diberitakan media dan nongol di TV. Hmmm, gue sedih, kalau menyalakan TV atau membuka situs warta lewat BB gue (gaya dikit, hehehe), selalu saja beritanya sama, setiap hari dan selalu! Gue butuh yang seger seger yang bisa bikin mata melek, bukan yang bikin pusing bos! hehe.

Gue ingat kala abang gue dulu tak bisa pulang kuliah karena ada kerusuhan 1998. Kalau ada lagu Kebangsaan menekankan "Tumpah Darahku", saat itu darah dan keringat mereka pemuda pemudi (Orang yang beraksi demi munculnya sosok pemimpin baru) berceceran dan tak kunjung kering. Itu demokrasi sih tapi gue pribadi juga berduka cita kok melihat mereka yang menangis karena harus menerima kenyataan ditinggal orang yang mereka sayangi di kondisi itu. Gue cinta damai, gue benci dengan hal hal yang tidak penting yang sebetulnya bisa diselesaikan tapi diulur ulur karena uang, dan gue tidak ingin mereka yang ada disana harus gugur, dan menjadi tangis bagi orang yang ditinggalkan. Bukan seperti itu kondisi yang gue pengen! Tapi apakah harus terjadi lagi seperti itu??? gue tidak mau!

Cukup darah yang bertumpahan! Sekarang mari kita bangun bangsa yang lebih baik, minimal perekonomian kalangan bawah membaik deh, jangan sampai ada Demo yang terabaikan, seperti turunkan harga sembako, malah naik harga sembakonya atau Demo turunkan BBM malah naik dan makin aneh semuanya. Gue kasihan sama mereka yang sudah panas panas hingga sempet gue saksikan Jahit Mulut Masal sebagai aksi lanjutan dari demo agar tuntutannya terpenuhi, tapi...... ya gitu deh. Gue berdoa buat semuanya, gue berdoa buat bangsa ini, dan mari kita berdoa bersama sama agar bangsa kita ini menjadi bangsa yang lebih baik dan benar benar merdeka bagi semua kalangan dengan perioritas kalangan bawah, Amen :)

#PrayForIndonesia


hmmm, Gue sering melihat orang menangis karena terjadi percekcokkan dengan pasangannya, adu argumentasi yang tak terselesaikan dengan orang tuanya hingga berantem dengan temannya sendiri karena beda pendapat atau berselisih tegang yang berhubungan dengan pilihan. Kalau kata temen gue sih "Namanya juga hidup" hehe. Tapi satu yang harus dan wajib lo percaya, belum tentu mereka yang membuat lo menangis itu adalah musuh lo, belum tentu yang membuat lo sakit hati tidak lo butuhkan lagi di hari esok. Gue juga pernah merasakan hal seperti itu, tapi pernahkah lo ingat, mereka yang membuat lo menangis tapi, mereka juga pernah membuat lo tertawa bahagia menghilangkan segala beban dan penatnya hidup ini.

Kenapa ada musuh? Karena lo punya teman. Kenapa ada yang tidak menyukai diri lo? Karena ada yang menyukai diri lo. Itu sih statement yang gue pegang, dan gue merasa itu ampuh abeeesss hehe. Tersenyumlah ketika terang itu menyapa karena kita tidak akan pernah tahu kapan sudut gelap hidup ini menghampiri. Berdoalah kala lo senang, dan bersyukurlah, berdoalah kala lo sedih, dan terus memohonlah. Dia pasti akan menjawab doa lo kok :) hehe

Menurut gue, lo jangan sia siakan mereka yang menyayangi lo, yang mau hadir buat lo dan yang pasti mau menopang kala lo jatuh. Ada teman buat bersenang senang, tapi apakah mereka ingat kala lo bersedih? Ada teman yang selalu ada ketika lo memegang rupiah, tapi belum tentu ada teman yang mau membantu ketika lo membutuhkan rupiah. Hidup memang keras, tapi percayalah Tuhan itu telah merancang, dan menggambar hasil akhir hidup lo, yang pasti Dia itu akan memberikan yang terbaik, kini giliran lo menuju ke hasil positif itu dan buatlah Tuhan dan semua yang lo sayangi tersenyum kala perjalanan dimulai hingga kaki lo berhenti melangkah, ketika lo membuka mata hingga lo menutup mata, ketika lo menghirup nafas hingga lo menghembuskan nafas terakhir lo. Kini, esok sampai selama lamanya, mari tersenyum, mari membuat mereka yang bersedih tertawa, dan mari menutup lembar demi lembar kisah hari yang akan kita hadapi dengan rasa bangga.


Tersenyumlah dan Bersyukurlah






hmm, kalau di BB gue nih (gaya dikit boleh lah), wink itu emote mata ngedip loh, hehe. Tapi, yang mau gue bahas bukanlah itu sejujurnya dan semestinya. Setelah belajar dari TK - SMA, akhirnya gue bisa merasakan sensasi dari yang namanya Kuliah, gue bukan lagi siswa, melainkan kini gue sudah menjadi mahasiswa, bak seseorang yang berada dalam tahta tertinggi dalam perjalanan pendidikan. Satu minggu telah gue lewati proses pembelajarannya, dan Satu minggu juga kemarin gue sudah Matrikulasi + OSPEK. Sejujurnya, seorang mahasiswa teknik seperti gue, OSPEK sesungguhnya itu pas Camping, jadi masih menunggu tanggal mainnya. OSPEK sama sama menyenangkan, ketemu teman baru hingga ketemu para bidadari yang tak gue kenal bahkan tak gue sapa karena gue terpesona akan keindahan mereka (tapi tetep, yang paling cantik ya my mom) hehe.

Sadis bin Kritis man! lo tawo gakh seh (ala anak Gawl), Kuliah itu sangat berbanding terbalik sama yang namanya sekolah, pas sekolah memang murid harus memperhatikan guru karena semuanya akan kebagian jatahnya masing masing, tapi pas kuliah ya, dari awal dosen itu cuma nerangin dan mahasiswa dituntut untuk mempunyai inisiatif dan kekreatidan yang tinggi, lo harus cari info lebih, istilahnya dosen itu cuma beri penerangan dan memberi soal buat UTS dan UAS. Nilai dipertaruhkan demi Semester berikutnya dan demi waktu yang akan datang sob, IP (Indeks Prestasi), hmmm, rasanya pusing kalau mikirin hal itu, secara gue masih baru memulai yang namanya dunia perkuliahan.

hmmm, gue mau lo semua nih yang kelas 3 SMA yang mau lanjut ke kuliah, jangan sia siakan masa SMA lo yang gurih dan nikmat itu deh, karena saat lo kuliah, lo harus berpikir layaknya seorang pekerja yang disiapkan untuk masuk kantor dan jangan sampai salah langkah, dan marilah kita menjadi orang sukses ya hehehe.

dan yang pasti, kuliah cukup 4 tahun, jangan lebih ya!

Amen :)


ya, gue mau curhat lagi nih. Mengenai realita yang harus gue hadapi. Mengenai kegagalan sumber dari kekecewaan dan motivasi apa yang hadir setelahnya. Yang pasti sebelum itu lo sudah kenal dengan si gagal, kecewa dan sakit kan. Ketika gagal yang dirasakan adalah kecewa, dan ketika jatuh itu pasti sakit.

Kemarin saat gue mengikuti tes untuk masuk ke Perguruan Tinggi yang Prestisius, gue memulai dengan optimis walau akhirnya gue gagal. Gue bersyukur, kala gue gagal, gue masih punya tempat untuk melanjutkan pendidikan gue nantinya, Dunia Belum Berakhir sob. Jujur, andai gue diterima mungkin itu bisa menjadi kado ulang tahun buat nyokap sih, tapi apa yang terjadi itu sudah terlewati. Yang gue mau ambil sih, hidup hanya sekali, dan jangan menunggu atau berhenti disini. Waktu terus berputar dan jangan disia sia kan lagi. Dalam doa gue berkata , gue tak mau gagal lagi, gue menatap sebuah mimpi baru ketika kegagalan menjadi motivasi bagi gue untuk maju, dan "Ketika kegagalan menyapa pasti Kesuksesan menunggu setelahnya" Gue percaya dan gue yakin, di hari membahagiakan lainnya, ulang tahun nyokap atau hari lainnya, gue mampu menunjukan atau memberikan kado yang bukan sembarang kado atau hadiah yang bukan sembarang hadiah, dan gue mau doa gue yang telah gue minta terwujud, dan gue akan berjuang untuk itu! hehehe

Gue mau Lulus Cepat dengan Hasil yang Baik, Mendapatkan Pekerjaan sebelum Lulus, dan gue mau Menikah selama orang tua gue masih hidup dan gue mau membangun Keluarga yang bahagia nantinya, dan tolong kabulkan doa ini Tuhan, aku mohon, Amen.

Mereka sebut timur kala matahari terbit dan barat kala terbenam. Kini ku merasa terbenam di barat dan esok ku akan bangkit di timur demi kesuksesanku.


ya, kembali lagi bersama saya disini dalam acara (tet teret tet tet), eeeeaaa. hehe, entah kenapa gue terinspirasi untuk mengangkat topik ini ke blog yang tak berpenghuni ini. eeeaaa, you know me so well, uuuuu lagunya pasti semua sudah hafal ya wkwk. Hmm, selama gue liburan percaya atau tidak percaya gue menjadi pengamat dimana para lelaki bertubuh mulus dan bermake-up rupawan tampil di TV setiap hari dalam acara musik yang disuguhkan berikut artis artis lainnya. Mereka bermunculan dengan ciri khas mereka masing masing, ada yang bertiga hingga bersembilan (gue rasa mau main bola tuh), jiakakak. hmm, jujur gue tidak ingin menghina bahkan gue ingin mendukung industri musik Indonesia yang makn hari makin..................... hehe.

gue jadi berharap bisa seperti mereka, tenar demgan cepat dan mendapatkan uang yang banyak. hehe, gue jadi berpikir kalau gue jadi personil boy-band gimana ya??? eeeeaaaa> < hehehe. Gue rasa tidak akan mungkin dan gue hanya berkhayal, ketika bintang ada di langit, siapa kira ternyata bintang itu bisa jatuh dengan cepat dan itu layaknya hidup, ketika kita berada di posisi puncak, ingatlah ketika kita tidak berhati hati kita bisa tergelincir dan jatuh dengan begitu saja.

Hidup ini indah ketika dimulai dengan doa dan menjalaninya dengan sabar :)