Hey hey hey, di bulan dimana kita harus menunaikan yang namanya Ujian Ttengah Semester ini, marilah kita menjaga kesehatan kita dengan makan makanan yang sehat dan bergizi ya. Kan parah kalau sakit pas ujian, nanti kalau nyusul capek dan pasti soalnya lebih susah hehe.

Pada intinya sih gue bukan mau curhat soal UTS gue yang Fisikanya Kelabu, tapi gue mau membahas satu jenis ikan, walaupun kecil, tapi dahsyat rasanya kalau dimix sama sambel dan efeknya yang mungkin orang lain tak duga duga, sesuatuh deh pokoknya. hehe.

Hmmm, pernah dengar "Teri", Bukan John Terry bukan juga Terry Puteri, tapi dia adalah ikan Teri. Si kecil, mungil, imut, cute dan ting ting itu adalah makanan favorit gue sob. Apalagi ya, kalau makannya featuring sama sayur daun singkong, Beuh Beuh Beuh, nambah terus gue jabanin sob. Asli, gue yang buat entri saja sampai ngiler, parah hehe. Pokoknya, kemanapun gue pergi, mau alamat palsu kek, mau nyasar kek, asal ada teri, berangkat gan! (Lebay) hehe.

Gue dulu sempat berpikir, apakah kalau gue misalnya jadi orang sukses, terus mondar mandir ke luar negeri sana, apakah harus selalu gue bawa yang namanya ikan teri, atau gue buka restoran khusus ikan teri disana?? hmmm, mimpi mimpi, kenapa kau begitu indah dan sesuatuh ya. Lupakan, ini nih, gue mau bagi bagi ilmu yang mungkin dibilang penting juga tidak tapi seru juga tidak. Gue mau share share biodata si ikan teri itu, mari dibaca :)

( Ikan Teri )
Ikan teri mudah didapat hampir di seluruh perairan Indonesia. Oleh karena itu, ikan teri menjadi salah satu ikan yang cukup banyak dikonsumsi sebagai lauk pauk.Ikan teri banyak jenisnya, namun yang cukup populer di kalangan ibu-ibu adalah ikan teri nasi atau teri medan dan ikan teri jengki. Sejauh ini, minat terhadap ikan teri jengki ini lebih dikarenakan bentuknya yang kecil dan praktis untuk dimasak, harganya yang relatif murah, dan ketersediaannya yang sangat banyak. Tapi belum banyak yang tahu bahwa dibalik tubuhnya yang mungil, teri jengki (Stolephorus insularis) menyimpan banyak manfaat yang baik bagi tubuh.

ikan teri jengki mengandung kalsium dan fluor dalam bentuk senyawa CaF2 dalam konsentrasi yang cukup besar. Karena ikan ini mudah rusak, perlu dilakukan suatu cara untuk mengawetkannya. Cara yang lazim dipakai adalah pengasinan. Ternyata, proses pengawetan maupun pemasakan ikan teri jengki ini tidak mempengaruhi CaF2 yang dikandungnya. Kandungan kalsiumnya yang tinggi membuat ikan teri jengki ini sangat baik untuk mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis. Ikan teri merupakan sumber kalsium yang tahan dan tidak mudah larut dalam air. Selain itu, fluor yang dikandungnya juga sangat bermanfaat bagi kesehatan gigi. Fluor adalah elemen penting dalam mencegah karies atau lubang gigi. Fluor akan bereaksi dengan hidroksi apatit yang terdapat pada email gigi menjadi senyawa fluor apatit yang lebih tahan terhadap asam. Dengan demikian mineral gigi menjadi tidak mudah larut dan karies lebih sulit terjadi.

Dalam bidang kedokteran gigi, fluorida sudah lama meraih popularitas sebagai agen anti karies. Produk yang mengandung fluor ini dipasarkan dalam berbagai bentuk, seperti obat kumur, suplemen, dan aplikasi fluor topikal dan pasta gigi. Selain itu, fluor banyak terkandung dalam makanan laut dan teh. Pada ikan laut, ion fluor ini banyak terdapat dalam kulit dan tulangnya. Saat kita mengkonsumsi ikan teri, hampir seluruh bagian tubuh ikan ini turut dikonsumsi, termasuk tulangnya. Maka dari itulah, ikan teri jengki menjadi sumber fluor yang relatif lebih mudah didapat dan murah harganya.

Komposisi 100 gr / 1 ons ikan teri :

* Protein 33,40%
* Lemak 3,00%
* Fosfor 1,50%
* Besi 0,0036%
* Vitamin B1 0,15 mg %
* Energi 77 kkal
* Kalsium 500 mg – 1200 mg
* Vit A RE 47

Menurut sumber yang lainnya kandungan nutrisi dalam 85 gram teri segar :

* Calories: 111.35
* Total Fat: 4.114 g
* Saturated Fat: 1.09 g
* Monounsaturated Fat: 1.005 g
* Polyunsaturated Fat: 1.391 g
* Cholesterol: 51 mg
* Sodium: 88.4 mg
* Total Carbohydrate: 0 g
* Dietary Fiber: 0 g
* Sugars: 0 g
* Protein: 17.298 g
* Vitamin A: 42.5 IU
* Vitamin C: 0 mg
* Calcium: 124.95 mg
* Iron: 2.763 mg

Makan ikan teri 50 gr bisa menjadi kesehatan bagi tulang dan gigi kita (Jika Rutin). Tapi ya, 1kg ikan teri itu bisa lebih dari 60rb loh. Gokil!

Mungkin kelak gue bisa nih bikin tambang ikan teri, yo ayo, sekalian gitu kan gue cari calon isteri yang bisa masak ikan teri sambel sama sayur daun singkong. hehehehe #Ngarep

Selamat Makan :)


Kalau berbicara tentang masalah ini, ibarat kata lo naik kereta atau kendaraan umum lainnya tanpa tujuan. Karena bingung, ingin naik dimana dan turun dimana.

Lo ngomongin masalah cinta, itu sangatlah universal. Bukannya sok tua ya nih, secara gue masih berondong gimana gitu kan (hahai). Coba lo bayangin saja, anak TK di zaman berry hitam ini sudah mengenal yang namanya pacaran. Dalam penelitian yang telah gue lakukan selama gue menjalani hari demi hari di hidup gue, cinta paling rendah levelnya itu adalah cinta monyet, biasanya terjadi tuh pas SMP dan sederajat, akreditasi disamakan (hehe). Tapi kalau anak TK saja sudah mengenal cinta, ya sesuatu deh ya. Dibilang iri iya, dibilang malu juga iya, secara hari demi hari tlah dilewati, sendiri tanpa belaian dari si sesuatuh. Berapa lama tak merasakan lembutnya tangan wanita dan yang sesuatuh deh, pokoknya yang halal dan lazim dilakukan oleh orang pacaran gitu deh, ih sebel sebel sebel deh (eeeaaaaa) #Syahrini'sAttack hehe. (Ungkapan ini terjadi karena memang sudah kehabisan stok ekspresi, mohon dimaklumi)

Hening... Suasanan menjadi serius (gue serius nih)

Tetapi sesungguhnya gue mau menekankan cinta dalam sosial. Hmmm, cinta, cinta itu buta (Kata orang). Disini gue mendeskripsikan lewat kata "BUTA" dalam konteks "sosial", kalau lo meyakini bahwa cinta itu buta, lo seharusnya tidak memandang siapa dia, apa yang dia punya hingga apa yang bisa lo dapat ketika lo menjalin sosialisasi dengan dia. Maaf, saya bukan manusia yang baik dan sempurna tapi gue menyukai konsep " Semua ingin terlahir dan hidup dengan senyum, bukan tangis. Semua punya cinta, dan cinta itu mempunyai rasa, dan rasa itu yang kan membuat lo belajar arti cinta sesungguhnya". Gue mau membahas tentang sosial nih. Coba lo bayangkan, ibu yang mengandung atau orang tua yang merawat kita berdoa setiap saat agar anaknya terlahir baik, dan menjadi lebih baik dari orang tuanya kelak. Tapi dia malah dihina, betapa kejamnya ketika kita menjadi si penghina. Lo juga tidak sempurna sob, bahkan ketika lo menghina seseorang, lo akan menjadi lebih buruk dari dia. Katanya lo punya perasaan, dimana perasaan lo ketika melihat mereka yang yang menangis, tapi lo tak ada gerakan dari hati. Gue pernah ada di posisi yang terhina, dan ada di posisi yang menghina, dan gue belajar bahwa gue bukanlah manusia sempurna. Cobalah saling menghargai, karena kata guru dan buku yang gue baca, kita itu mahkluk sosial kok, dario zaman Meganthropus Paleojavanicus juga seperti itu. hehe

Kalau tadi gue bercerita mengapa lo harus punya cinta, karena cinta itu berarti kita menganggap dan menghargai siapapun mereka. Sekarang gue mau curhat soal motivasi cinta. Banyak orang berkata "Jelek lo", atau kata kata lain yang berkaitan dengan itu, kata kata yang meyakinkan dia adalah yang teristimewa sehingga dia bisa berkata itu kepada orang lain. Jujur, gue dipanggil sama abang gue saja jelek, "Apa Kata Dunia?" hehe, tapi gue pribadi sih meresponnya dengan baik, ketika orang lain mengatakan gue jelek, seharusnya gue termotivasi untuk membenahi diri agar kelak orang yang memberikan motivasi dengan cara yang tidak baik itu melihat gue setidaknya lebih baik dari jelek. Begitu juga dengan hidup sob, ketika orang berkata apa, alangkah baiknya kita meresponnya dengan baik baik dan pelan pelan saja. Hidup ini berputar kok, mereka akan merasakan apa yang lo rasakan. Selow bin Woles, hidup ini penuh cinta dan kalau kata om Mario Teguh, Luar Biasa! Kita Bisa! hehe. Gue sadar, gue bukan manusia sempurna, jadi gue berusaha untuk tidak mengomentari orang (tapi ya pasti pernah sih), tapi gue berusaha menahan diri untuk keluar dari komunitas mereka yang hanya bisa berbicara tanpa bisa bertindak, dan betindak untuk mendapat pujian.

Gue membuat entri ini bukan merasa gue sempurna, tapi gue mencoba tuk beropini dan gue merasa ada di pihak minor. Bukan menjadi pribadi yang hanya bicara tanpa bertindak, atau menjadi pihak yang bertindak tapi ingin menjadi buah bibir menghasilkan pujian dari oleh orang lain. Gue merasa rasa cinta kita mulai lenyap, ketika lo punya cinta, mari bagikan cinta itu ke lingkungan sekitar lo, tunjukin bahwa lo itu punya cinta, cinta yang universal. Lewat cinta yang universal, lo akan belajar menghargai, menghormati dan mengagumi dunia ini. Bahkan lo akan lebih mencintai apa yang lo punya saat ini seperti keluarga hingga pacar lo sob. Mari Berbagi :)

Maaf saya bukan manusia sempurna, maaf kalau ada salah salah kata, maaf dan terimakasih

Senyum :)


Ya, Lagi dan Lagi loh!!! Status Facebook gue bagai kata kata yang mungkin bisa menginspirasi orang banyak dengan terbukti, dalam kurun waktu kurang dari 30 menit sudah ada 8 like, yeah!!! Suatu prestasi yang mebanggakan (bagi gue) hehe.

Dalam status jejaring sosial itu gue berkata "Mereka sebut timur, kala matahari bangun dari tidurnya, dan kala seorang pecundang bangkit dari kegagalannya menjadi seorang pemenang" dan sebetulnya itu terinspirasi dari cerita blog gue yang terdahulu (kalau ada yang baca, hehe) dan juga terinspirasi dari sebuah lagu yang memang berjudul "Mereka Sebut Timur", tapi lagu itu bertemakan cinta dan status gue bertemakan "motivasi untuk bangkit", karena sebelumnya gue mendapatkan pengalaman yang indah sepulang beribadah hari minggu kemarin. Pengalaman yang mungkin memperkuat mental gue agar tidak mental (hehe, pelajaran Bahasa yaitu Homograf) hehe.

Hmmm, Pecundang pun bisa kok jadi pemenang, cuma hanya dia atau mereka terlalu cepat NevThink kalau kata anak gaul sekarang a.k.a Negative Thinking hehe. Mereka atau dia langsung berpendapat "wah, kondisi gue yang sekarang tidak memungkinkan untuk bisa", hmmm. Mungkin gue juga pernah merasakannya dalam hidup gue, tapi bukannya sok religius nih, dan gue yakin di buku atau kitab rohani agama apapun pasti ada yang kalimat yang bertemakan seperti Amsal 16 : 7 yang mengatakan bahwa "Jika Tuhan berkenan pada jalan seseorang, maka musuh orang itupun didamaikan-Nya dengan dia", dan ayat itu salah satu motivasi hidup buat gue.

Perjalanan hidup gue juga pernah kok merasakan yang namanya kekurangan ekonomi atau kesedihan ditinggal oleh bagian dari keluarga yang membuat hidup itu berubah, dan itu pas lagi yang namanya duit itu sangat sangat dibutuhkan. Saat dimana gue harus berpikir 2 kali untuk sekolah, gue harus berpikir 2 kali untuk menghibur diri, dan gue harus berpikir berulang kali untuk mengeluarkan uang untuk apapun itu. Penuh dengan Realita Dilema dan Problematika itulah yang gue lewati. Tapi, gue sadar, "ini itu jalan hidup gue" dan gue mencoba memahaminya dan terus belajar dalam hidup, untuk dapat mengerti "kenapa sih gue seperti ini?" Dan seiring waktu berjalan, semuanya mulai terungkap kok, "memang, ini jalan yang terbaik". Percaya? Gue berkembang menjadi pribadi yang tegar (Ternyata), gue berkembang menjadi pribadi yang mungkin mempunyai motivasi memberikan yang terbaik (dan gue yakin lo semua juga pasti punya) dan gue berkembang dalam jalan yang gue tempuh yang menjadikan gue pribadi yang "sesuatu" gitu kalau kata mbak Syahrini hehe. Dalam keadaan seperti itu, yang namanya God, Keluarga, dan teman hingga orang yang baru gue kenal memberikan saran dan motivasi yang gue sebut itu adalah bagian dari anugerah dan berkat yang gue terima. Mereka "care" sama gue, mereka "sayang" sama gue, dan mereka "tulus" membantu gue, karena pada saat itu kehidupan gue bukan kehidupan yang bergelimangan dengan harta dan gue hanya bisa membalas lewat apa yang bisa gue lakukan, bukan apa yang bisa gue berikan layaknya kado atau uang.

Prestasi?? Ya, gue mencapainya (Tapi gue akan berusaha menjadi lebih dan sesuatu deh, hehe). Dalam pendidikan gue dan dalam hobi serta kegiatan yang gue tekuni. itu semua berkat dari YME dan berkat dukungan dari semua orang kok, hehe. Bukannya mau sombong, gue yang seperti ini saja bisa bertahan walaupun sulit dalam keadaan seperti itu, kenapa lo tidak? Gue bukanlah manusia yang baik, tapi gue manusia yang berusaha memberikan yang terbaik walaupun sampai sekarang gue masih merasa belum bisa memberikan yang terbaik tapi gue akan tetap berusaha. Hidup itu berkembang kok, dan gue juga merasakannya :)

Gue berdoa, buat kita semua, semoga yang baik terwujud yang buruk terlupakan, semoga hari esok menjadi lebih baik, dan gue berharap kita bertemu di sebuah lokasi yang bertuliskan "Disini Tempat Orang Sukses" Amen. Gue berharap kita bertemu disana.

Selow and Calm, God Bless :)


hmmm, entah kenapa gue jadi pengen ngeblog karena tadi pas gue ganti status Facebook dengan sedikit kalimat bijak "Fear? Fearless! Let us Pray" dalam kurang dari 2 setengah menit sudah ada 3 yang ngelike loh, hehe betapa bangganya gue, untuk pertama kali sejak gue punya FB ini adalah durasi tercepat dalam sejarah situs dunia maya gue. (Hadeh antara sombong apa katro banget ya nih orang), hehe. Yang pasti sih yang mau gue bahas bukanlah mengenai Facebook gue, tapi makna dari "doa" itu sendiri, dan kenapa gue mengatakan "Let us Pray" status gue, mari kita kupas lebih tajam setajam Silet hehe.

Pernahkah lo berpikir kenapa orang tua kita membiasakan kita untuk berdoa sebelum makan, sesudah makan hingga sebelum tidur dan saat bangun pagi?? Hmmm, menurut gue itu karena doa memang dahsyat loh, doa bukan hanya untuk mengucap syukur, tapi doa itu mempunyai efek yang tak terduga duga. Percayakah lo kalau doa bisa mengalahkan dukun? Hehehe, bukan bermaksud menyinggung, tapi gue sudah tersugesti bahwa dengan doa gue bisa menjalani segala hal dengan optimis, tapi ingat saat kita membuat pilihan kita berdoa, dan saat menetapkan pilihan kita juga harus berdoa. Tapi, menurut gue, doa yang benar memang harus dalam posisi dan suasana yang diajarkan oleh kepercayaan kita masing masing. Tapi, bisa dong misalnya pas lo lagi di jalan mau ke sekolah, kampus atau kemana saja berdoa walaupun dalam kondisi mengendarai ataupun duduk. Atau ketika lo dalam rasa resah dan takut, dimanapun lo, tutuplah mata dan berdoalah, maka lo akan tenang dan lo akan tersugesti optimis untuk hadapi dunia hehehe.

Kalau galau curhat sama temen, dan kalau kita berdoa berarti kita langsung curhat sama Yang Memberi Kita Hidup loh, lo mau curhat apa saja pasti didengar dan direspon kok, kayak kata lagu Coldplay yang Fix You, disitu dibilang "Ketika lo mendapatkan apa yang lo mau, bukan yang lo butuhkan" dan dalam doa lo juga harus yakini bahwa perioritas itu adalah apa yang lo butuhkan dan gue yakin itu lebih penting dari apa yang lo minta dan gue juga percaya God pasti berikan yang terbaik buat kita semua. So, kalau kata iklan apapun makannya minumnya teh di botol, kalau gue bilang apapun yang lo lakukan bawalah dalam doa, lo pasti akan merasakan sensasinya kok hehe. Semangat!!!

"Lebih baik lo berdoa, karena berdoa akan membuat lo lebih baik" :)
"Jangan takut kok, ketika mereka pergi, berdoalah, dan sadarlah Dia selalu ada buat lo"
"Percayalah, ketika lo terinjak, lipatlah tangan, tutup mata dan memohonlah, maka lo akan berdiri dengan penuh percaya diri" :)


Hehehehey hey hey ho, Let's Go!

Kali ini gue mau curhat, cerita kali ini gue akan membahas tentang labilnya tempat tinggal saya ini, dan rasa simpati yang ingin gue sematkan kepada mereka yang kerjanya diomongin oleh orang lain lewat media atau acara dsikusi yang tak berujung solusi. Mr.N menjadi sorotan utama mengalahkan berita mengenai Keong Racun, Caiya Caiya atau Cenat Cenut dan Gak Gak Kuat yang begitu fenomenal. Tersadar semuanya mulai terhapus secara perlahan lahan hingga terlupakan kasus para tikus yang suka makan duit orang yang sempat sebelumnya menjadi jawara nominasi orang paling banyak diberitakan media dan nongol di TV. Hmmm, gue sedih, kalau menyalakan TV atau membuka situs warta lewat BB gue (gaya dikit, hehehe), selalu saja beritanya sama, setiap hari dan selalu! Gue butuh yang seger seger yang bisa bikin mata melek, bukan yang bikin pusing bos! hehe.

Gue ingat kala abang gue dulu tak bisa pulang kuliah karena ada kerusuhan 1998. Kalau ada lagu Kebangsaan menekankan "Tumpah Darahku", saat itu darah dan keringat mereka pemuda pemudi (Orang yang beraksi demi munculnya sosok pemimpin baru) berceceran dan tak kunjung kering. Itu demokrasi sih tapi gue pribadi juga berduka cita kok melihat mereka yang menangis karena harus menerima kenyataan ditinggal orang yang mereka sayangi di kondisi itu. Gue cinta damai, gue benci dengan hal hal yang tidak penting yang sebetulnya bisa diselesaikan tapi diulur ulur karena uang, dan gue tidak ingin mereka yang ada disana harus gugur, dan menjadi tangis bagi orang yang ditinggalkan. Bukan seperti itu kondisi yang gue pengen! Tapi apakah harus terjadi lagi seperti itu??? gue tidak mau!

Cukup darah yang bertumpahan! Sekarang mari kita bangun bangsa yang lebih baik, minimal perekonomian kalangan bawah membaik deh, jangan sampai ada Demo yang terabaikan, seperti turunkan harga sembako, malah naik harga sembakonya atau Demo turunkan BBM malah naik dan makin aneh semuanya. Gue kasihan sama mereka yang sudah panas panas hingga sempet gue saksikan Jahit Mulut Masal sebagai aksi lanjutan dari demo agar tuntutannya terpenuhi, tapi...... ya gitu deh. Gue berdoa buat semuanya, gue berdoa buat bangsa ini, dan mari kita berdoa bersama sama agar bangsa kita ini menjadi bangsa yang lebih baik dan benar benar merdeka bagi semua kalangan dengan perioritas kalangan bawah, Amen :)

#PrayForIndonesia


hmmm, Gue sering melihat orang menangis karena terjadi percekcokkan dengan pasangannya, adu argumentasi yang tak terselesaikan dengan orang tuanya hingga berantem dengan temannya sendiri karena beda pendapat atau berselisih tegang yang berhubungan dengan pilihan. Kalau kata temen gue sih "Namanya juga hidup" hehe. Tapi satu yang harus dan wajib lo percaya, belum tentu mereka yang membuat lo menangis itu adalah musuh lo, belum tentu yang membuat lo sakit hati tidak lo butuhkan lagi di hari esok. Gue juga pernah merasakan hal seperti itu, tapi pernahkah lo ingat, mereka yang membuat lo menangis tapi, mereka juga pernah membuat lo tertawa bahagia menghilangkan segala beban dan penatnya hidup ini.

Kenapa ada musuh? Karena lo punya teman. Kenapa ada yang tidak menyukai diri lo? Karena ada yang menyukai diri lo. Itu sih statement yang gue pegang, dan gue merasa itu ampuh abeeesss hehe. Tersenyumlah ketika terang itu menyapa karena kita tidak akan pernah tahu kapan sudut gelap hidup ini menghampiri. Berdoalah kala lo senang, dan bersyukurlah, berdoalah kala lo sedih, dan terus memohonlah. Dia pasti akan menjawab doa lo kok :) hehe

Menurut gue, lo jangan sia siakan mereka yang menyayangi lo, yang mau hadir buat lo dan yang pasti mau menopang kala lo jatuh. Ada teman buat bersenang senang, tapi apakah mereka ingat kala lo bersedih? Ada teman yang selalu ada ketika lo memegang rupiah, tapi belum tentu ada teman yang mau membantu ketika lo membutuhkan rupiah. Hidup memang keras, tapi percayalah Tuhan itu telah merancang, dan menggambar hasil akhir hidup lo, yang pasti Dia itu akan memberikan yang terbaik, kini giliran lo menuju ke hasil positif itu dan buatlah Tuhan dan semua yang lo sayangi tersenyum kala perjalanan dimulai hingga kaki lo berhenti melangkah, ketika lo membuka mata hingga lo menutup mata, ketika lo menghirup nafas hingga lo menghembuskan nafas terakhir lo. Kini, esok sampai selama lamanya, mari tersenyum, mari membuat mereka yang bersedih tertawa, dan mari menutup lembar demi lembar kisah hari yang akan kita hadapi dengan rasa bangga.


Tersenyumlah dan Bersyukurlah






hmm, kalau di BB gue nih (gaya dikit boleh lah), wink itu emote mata ngedip loh, hehe. Tapi, yang mau gue bahas bukanlah itu sejujurnya dan semestinya. Setelah belajar dari TK - SMA, akhirnya gue bisa merasakan sensasi dari yang namanya Kuliah, gue bukan lagi siswa, melainkan kini gue sudah menjadi mahasiswa, bak seseorang yang berada dalam tahta tertinggi dalam perjalanan pendidikan. Satu minggu telah gue lewati proses pembelajarannya, dan Satu minggu juga kemarin gue sudah Matrikulasi + OSPEK. Sejujurnya, seorang mahasiswa teknik seperti gue, OSPEK sesungguhnya itu pas Camping, jadi masih menunggu tanggal mainnya. OSPEK sama sama menyenangkan, ketemu teman baru hingga ketemu para bidadari yang tak gue kenal bahkan tak gue sapa karena gue terpesona akan keindahan mereka (tapi tetep, yang paling cantik ya my mom) hehe.

Sadis bin Kritis man! lo tawo gakh seh (ala anak Gawl), Kuliah itu sangat berbanding terbalik sama yang namanya sekolah, pas sekolah memang murid harus memperhatikan guru karena semuanya akan kebagian jatahnya masing masing, tapi pas kuliah ya, dari awal dosen itu cuma nerangin dan mahasiswa dituntut untuk mempunyai inisiatif dan kekreatidan yang tinggi, lo harus cari info lebih, istilahnya dosen itu cuma beri penerangan dan memberi soal buat UTS dan UAS. Nilai dipertaruhkan demi Semester berikutnya dan demi waktu yang akan datang sob, IP (Indeks Prestasi), hmmm, rasanya pusing kalau mikirin hal itu, secara gue masih baru memulai yang namanya dunia perkuliahan.

hmmm, gue mau lo semua nih yang kelas 3 SMA yang mau lanjut ke kuliah, jangan sia siakan masa SMA lo yang gurih dan nikmat itu deh, karena saat lo kuliah, lo harus berpikir layaknya seorang pekerja yang disiapkan untuk masuk kantor dan jangan sampai salah langkah, dan marilah kita menjadi orang sukses ya hehehe.

dan yang pasti, kuliah cukup 4 tahun, jangan lebih ya!

Amen :)